Kalkulator Stoikiometri (Pereaksi Pembatas, Hasil Teoritis, Hasil Persen)

Hitung pereaksi pembatas, jumlah berlebih, hasil teoritis, dan hasil persen dari koefisien reaksi dan jumlah masukan seperti g, mol, dan M×L larutan.

Halaman ini hanya alat perhitungan. Tidak menyediakan prosedur, kondisi, atau panduan keselamatan.

Memakai koefisien yang dimasukkan pengguna agar tidak ambigu Bekerja dengan masukan g, mol, dan M×L larutan Menampilkan jumlah berlebih, hasil teoritis, dan hasil persen bersama-sama Mendukung URL berbagi dan simpan otomatis lokal
Pilih contoh dan setelan yang sama akan dimuat saat Anda membuka alat.
Contoh saat ini
Pilih contoh untuk melihat pratinjau reaksi dan jumlah sampel di sini.
Halaman ini hanya alat perhitungan. Tidak mencakup prosedur reaksi, kondisi, panduan keselamatan, peralatan, atau penilaian bahaya.
Reaksi nyata dapat berbeda dari teori karena reaksi samping, kesetimbangan, kelarutan, efek laju, dan kehilangan saat penanganan.
Masukkan koefisiennya sendiri. Penyeimbangan otomatis tidak disediakan.

Apa arti perhitungan stoikiometri (pereaksi pembatas, hasil teoritis, dan hasil persen)

Stoikiometri adalah hubungan kuantitatif antara koefisien reaksi dan jumlah masukan aktual. Ini memberi tahu Anda pereaksi mana yang habis lebih dulu, berapa banyak produk yang dapat terbentuk, dan bagaimana hasil aktual dibandingkan dengan maksimum teoritis.

Apa yang dibutuhkan kalkulator stoikiometri

Masukkan koefisien untuk pereaksi dan produk, jumlah masukan untuk pereaksi, dan bila perlu massa molar serta informasi hasil.

Inti dari perhitungan pereaksi pembatas

Bagi setiap jumlah pereaksi dalam mol dengan koefisiennya. Nilai terkecil menentukan pereaksi pembatas.

Cara membaca hasil persen

Hasil teoritis adalah maksimum ideal tanpa kehilangan atau reaksi samping. Hasil persen membandingkan jumlah aktual dengan nilai teoritis itu.

Cara menggunakan

  1. Muat contoh atau masukkan koefisien, nama, dan massa molar pereaksi serta produk yang Anda perlukan.
  2. Untuk setiap pereaksi, masukkan jumlah sebagai massa, jumlah zat, atau masukan larutan (M×L).
  3. Jika perlu, pilih produk target dan masukkan hasil yang diharapkan atau hasil aktual.
  4. Jalankan perhitungan untuk meninjau pereaksi pembatas, jumlah berlebih, hasil teoritis, nilai hasil, dan detail perhitungannya.

Contoh

Pembentukan air

Masukan

2 H2 + O2 → 2 H2O, H2 4 g, O2 32 g

Keluaran

H2 menjadi pereaksi pembatas dan hasil teoritis H2O sekitar 35.7 g

Sintesis amonia

Masukan

N2 + 3 H2 → 2 NH3, N2 28 g, H2 6 g

Keluaran

H2 menjadi pereaksi pembatas dan alat menampilkan hasil teoritis NH3 serta sisa N2

Contoh rasio abstrak

Masukan

A + 2 B → C, A 1 mol, B 1 mol

Keluaran

B menjadi pereaksi pembatas dan C adalah 0.5 mol

Bagaimana pereaksi pembatas dihitung (dengan contoh masukan)

Cara membaca perhitungan pereaksi pembatas

Kalkulator membagi setiap jumlah pereaksi dalam mol dengan koefisien yang sesuai. Hasil terkecil dipakai untuk mengidentifikasi pereaksi pembatas. Jika perbedaannya sangat kecil, alat ini juga memberi peringatan tentang kemungkinan kasus ko-pembatas.

Bagaimana hasil persen dihitung (hasil harapan dan hasil aktual)

Salah satu titik yang sering membingungkan dalam perhitungan hasil

Hasil harapan adalah perkiraan untuk perencanaan. Hasil aktual adalah hasil teramati setelah reaksi atau proses selesai. Alat ini memisahkannya agar keduanya tidak tercampur.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bisakah alat ini menyeimbangkan persamaan kimia secara otomatis?

Belum. Alat ini dibatasi pada koefisien yang dimasukkan pengguna agar asumsi kuantitatif tetap jelas.

Bisakah menghitung dari masukan larutan (M×L)?

Ya. Kalkulator mengubah konsentrasi dan volume menjadi mol sebelum menerapkan rasio reaksi.

Bisakah saya memakainya untuk reaksi multilangkah?

Untuk saat ini, hitung tiap langkah secara terpisah. Alur langkah yang terhubung mungkin ditambahkan nanti.

Hasil mengacu ke produk mana jika produknya lebih dari satu?

Hasil biasanya dilaporkan untuk satu produk target yang dipilih. Alat ini memungkinkan Anda memilih produk itu.

Bagaimana menangani kemurnian pereaksi atau nilai uji?

Masukkan kemurnian sebagai persentase dan kalkulator akan menyesuaikan mol masukan efektifnya.

Glosarium

Pereaksi pembatas

Pereaksi yang habis lebih dulu sehingga membatasi sejauh mana reaksi berlangsung.

Hasil teoritis

Jumlah maksimum yang diprediksi saat tidak ada reaksi samping atau kehilangan proses.

Hasil persen

Hasil aktual dibagi hasil teoritis, dinyatakan sebagai persentase.

Kemajuan reaksi ξ

Besaran yang menjelaskan sejauh mana reaksi berlangsung dan menghubungkan koefisien dengan perhitungan mol.

Rumus

  • Massa ke mol: n = m / M
  • Larutan ke mol: n = C × V
  • Pereaksi pembatas: ξ = min(n_i / ν_i)
  • Jumlah produk: n_produk = ν_produk × ξ
  • Hasil persen: aktual / teoritis × 100

Catatan

  • Setiap kesalahan pada massa molar, koefisien, atau kemurnian akan langsung memengaruhi hasil.
  • Volume larutan yang tersisa ditampilkan sebagai volume setara pasokan, bukan sebagai volume larutan campuran yang sebenarnya tersisa.
  • Nama zat ikut dimasukkan ke URL berbagi, jadi jangan masukkan nama yang bersifat rahasia.