Untuk CFO dan eksekutif

Belanja pengembangan bergeser
dari biaya ke manajemen aset

Berpindah dari cara pikir P&L ke cara pikir neraca.

Dalam bisnis modern, software bukan aset tetap sekali jadi, melainkan aset finansial yang nilainya tumbuh lewat iterasi.

1. Pergeseran paradigma: cara pikir P&L vs cara pikir neraca

Dalam pengiriman SI tradisional dan agile/DaaS modern, definisi finansial keberhasilan sangat berbeda. Perspektif mana yang memandu keputusan investasi Anda?

Mindset P&L (tradisional)

  • 1
    Belanja pengembangan = biaya Lebih rendah lebih baik; pengurangan adalah tujuan utama.
  • 2
    Tujuan = pengiriman Proyek berakhir saat spesifikasi dikirimkan.
  • 3
    Risiko = perubahan Perubahan scope memicu biaya dan harus dihindari.

Mindset neraca (berikutnya)

  • 1
    Belanja pengembangan = membangun aset Investasi yang menghasilkan arus kas masa depan.
  • 2
    Tujuan = memaksimalkan LTV Nilai tumbuh setelah peluncuran melalui perbaikan berkelanjutan.
  • 3
    Risiko = senyap Perubahan menandakan market fit dan harus disambut.

2. Biaya tersembunyi: kehilangan peluang

Menunda pengembangan satu bulan untuk menyelesaikan spesifikasi sempurna bukan sekadar slip jadwal. Itu menghapus satu bulan penuh arus kas masa depan yang seharusnya dihasilkan produk.

Insight

Grafik ini membandingkan laba kumulatif 3 tahun untuk produk yang menghasilkan 3 juta JPY per bulan saat mulai sekarang vs mulai tiga bulan kemudian. Keterlambatan kecil bertumpuk menjadi puluhan juta JPY nilai yang hilang.

Proyeksi laba kumulatif 3 tahun (satuan: 10,000 JPY)

3. Nilai aset dari waktu ke waktu: depresiasi vs pertumbuhan nilai

Tidak seperti gedung atau hardware, software bisa meningkat nilainya jika Anda terus berinvestasi. Kesenjangan antara "sekali kirim" dan "terus tumbuh" melebar secara eksponensial seiring waktu.

Perbandingan siklus hidup nilai aset

Waterfall tradisional

Nilai mencapai puncak saat delivery lalu menurun seiring perubahan pasar. Pekerjaan tambahan dianggap sebagai biaya pemeliharaan.

Aset agile modern

Rilis adalah garis start. Iterasi berbasis umpan balik meningkatkan fit dan LTV, menaikkan nilai aset dari waktu ke waktu.

Perbandingan arus kas investasi

4. Ubah gaya investasi: dari lonjakan capex ke aliran opex

Taruhan capex besar sekali jalan meningkatkan risiko kegagalan. Model opex berkelanjutan menjaga tim tetap utuh, menyebar risiko, dan beradaptasi dengan perubahan pasar.

  • Capex sekali bayar: Risiko awal tinggi, sulit diubah
  • Opex berkelanjutan: Risiko tersebar, adaptabilitas tinggi

Kesimpulan: tolok ukur baru untuk CFO

Time to market

Kecepatan mengalahkan kesempurnaan untuk menghindari kehilangan peluang.

Kelincahan sebagai nilai

Kesiapan berubah adalah asuransi bagi nilai aset.

Pertumbuhan aset

Definisikan tim pengembangan sebagai mesin nilai, bukan pusat biaya.