Deskriptor Cron (Waktu yang Mudah Dibaca)

Ubah ekspresi cron menjadi jadwal berbahasa biasa dan hitung eksekusi berikutnya.

Mendukung format 5/6/7 field, pemilihan zona waktu, dan output siap salin.

Cara menggunakan

  1. Masukkan ekspresi cron atau pilih chip contoh.
  2. Konfirmasi format (5/6/7 field) dan zona waktu.
  3. Periksa deskripsi dan N eksekusi berikutnya, lalu salin/bagikan.

Contoh

Setiap 5 menit

Input

*/5 * * * *

Output

Berjalan setiap 5 menit

Hari kerja pukul 09:00

Input

0 9 * * 1-5

Output

Berjalan pukul 09:00 pada hari kerja (Sen-Jum)

Dengan detik (setiap hari pukul 02:30:00)

Input

0 30 2 * * *

Output

Berjalan setiap hari pukul 02:30:00

Contoh Cron Umum

Setiap 10 menit

*/10 * * * *

Pola umum untuk pengecekan berkala dan polling.

Pada menit 0 setiap jam

0 * * * *

Gunakan saat Anda ingin pemicu per jam tepat di pergantian jam.

Hari kerja pukul 09:00

0 9 * * 1-5

Jadwal khas hari kerja.

Setiap Minggu 00:00

0 0 * * 0

Jendela pemeliharaan mingguan yang umum.

Hari pertama tiap bulan 00:00

0 0 1 * *

Jadwal batch bulanan yang umum.

Setiap 1 Jan 00:00

0 0 1 1 *

Berguna untuk tugas rollover tahunan.

Sintaks yang Didukung dan Catatan

  • Sintaks standar yang didukung mencakup `*`, `/`, `-`, `,`, rentang, dan nilai langkah.
  • Token yang bergantung implementasi (`L`, `W`, `#`, `?`) mungkin tidak ditafsirkan secara konsisten.
  • Waktu eksekusi yang ditampilkan dapat berbeda dari perilaku runtime sebenarnya karena perbedaan zona waktu dan DST.

FAQ

Harus memakai 5 field atau 6 field?

Mulailah dengan 5 field (menit jam hari bulan hari-minggu). Jika ekspresi Anda menyertakan detik, pindah ke 6 field.

Apakah semua sintaks cron didukung?

Mendukung sintaks standar (`*`, `/`, `-`, `,`). Untuk token yang bergantung implementasi seperti `L`, `W`, `#`, `?`, alat akan menampilkan peringatan.

Bisakah menampilkan waktu eksekusi berikutnya?

Ya. Alat menghitung dan menampilkan N eksekusi berikutnya (5/10/20) dengan dukungan zona waktu.